BANDUNG, 18 April 2026 – Dalam upaya membentengi generasi muda dari disrupsi ideologi dan ancaman non-militer, Bank Artha Graha Internasional (BAGI) yang merupakan bagian dari Artha Graha Network (AGN) memberikan dukungan penuh pada penyelenggaraan Siliwangi Santri Camp (SSC). Kegiatan yang mengusung tema Kemah Bela Negara Santri se-Jawa Barat ini dilaksanakan berbasis Komponen Kekuatan Pertahanan Republik Indonesia (KKRI) di bawah naungan Kodam III/Siliwangi.


Acara yang berlangsung selama tiga hari dua malam dari 17–19 April 2026 di Rindam Siliwangi, Bandung, ini diikuti oleh sekitar 1.000 santri yang berasal dari berbagai pondok pesantren, lembaga pendidikan Islam, dan organisasi kepesantrenan di wilayah Jawa Barat.

Dukungan Artha Graha Network —melalui unit bisnisnya seperti Bank Artha Graha Internasional, Electronic City, Gulavit, dan Takokak merupakan bentuk nyata komitmen korporasi terhadap penguatan pilar strategis bangsa. Santri dinilai memiliki kekuatan moral dan spiritual yang krusial dalam menjaga keutuhan NKRI. Bank Artha Graha Internasional memberikan edukasi literasi dan inklusi keuangan dalam hal layanan dan produk perbankan untuk memperkuat wawasan para santri dalam mengatur keuangan sehari -hari.

"Santri juga memiliki kewajiban untuk membela negara, mungkin ini adalah pertama kali di adakan di Kodam. Di Jawa Barat ini gudangnya santri, sehingga  saya berinisiatif untuk mengadakan Santri Camp. Kami bekali para santri dengan Kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan serta semangat cinta tanah air sebagai bagian dari sistem pertahanan semesta. Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata sinergi antara TNI AD dengan pesantren, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam mempersiapkan generasi muda sebagai komponen cadangan pertahanan negara. Ujar Pangdam III Siliwangi, Mayjend Kosasih.

“Hal ini sejalan dengan tujuan untuk menanamkan nilai bela negara, membentuk karakter Santri yang disiplin dan tangguh serta menyiapkan kader awal Republik Indonesia di Wilayah Jawa Barat. Kita menyadari bahwa tantangan kedepan tidak hanya berupa ancaman fisik, tetapi juga ancaman non fisik seperti radikalisme, disrupsi ideologi, serta menurunnya nilai-nilai kebangsaan.," Jelasnya.

Program SSC dirancang dengan pendekatan edukatif, humanis, dan religius, yang memadukan materi dari Kementerian Pertahanan RI dan nilai-nilai kepesantrenan. Beberapa materi inti meliputi wawasan kebangsaan & bela negara, pengenalan sistem pertahanan semesta, ketahanan nasional, dan kesadaran berbangsa. Materi Kepesantrenan antara lain Akhlak santri dalam nasionalisme, moderasi beragama, serta peran sejarah ulama dan santri dalam kemerdekaan NKRI.

“BAGI juga memperkuat literasi keuangan santri di tengah pesatnya era digital. Edukasi ini difokuskan agar para santri mampu mengelola keuangan dengan bijak sekaligus sigap memitigasi risiko cyber crime maupun gangguan spam yang kian marak” Ujar Dewi Kasmara, Branch Director Bank Artha Graha Internasional cabang Asia Afrika Bandung.


Melalui kemitraan ini, diharapkan dapat melahirkan generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga tangguh sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan bangsa dan moderasi beragama di Indonesia.