Jakarta, 28 Februari 2026 — Perhelatan Parade Imlek Nusantara 2026 di Lapangan Banteng menjadi puncak rangkaian Festival Imlek Nasional yang berlangsung pada 22 Februari–3 Maret 2026. Acara yang dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar ini menjadi simbol kuat harmoni dan keberagaman, terlebih karena digelar berdekatan dengan bulan Ramadan serta berlokasi di antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta.



Parade menampilkan kolaborasi budaya Tionghoa dan Nusantara melalui arak-arakan naga liong, barongsai, wushu, pencak silat, ondel-ondel, hingga jaran kepang, yang melibatkan berbagai daerah seperti Pontianak, Surakarta, Medan, dan Semarang. Momentum ini menegaskan bahwa perayaan budaya bukan hanya seremoni, melainkan ruang pemersatu bangsa sekaligus penggerak ekonomi kreatif.

Menyelaraskan semangat tersebut, Artha Graha Peduli (AGP) bersama Bank Artha Graha Internasional (BAGI) turut ambil bagian melalui aksi nyata yang menyentuh aspek lingkungan dan pemberdayaan UMKM.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, AGP menggelar kegiatan Saber (Sapu Bersih Sampah) guna memastikan area parade tetap bersih dan nyaman. Dengan semangat gotong royong, tim AGP menjaga setiap titik kegiatan bebas dari sampah, sekaligus mendorong standar baru festival budaya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Di sisi ekonomi, BAGI berperan aktif mendorong UMKM “naik kelas” melalui digitalisasi transaksi menggunakan QRIS serta membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjadi merchant binaan. Program cashback khusus turut dihadirkan untuk meningkatkan daya beli pengunjung dan mendongkrak omzet pedagang. Inisiatif ini juga didukung dengan fasilitas penyaluran KUR guna memperkuat permodalan, yang secara kolektif tidak hanya meningkatkan volume penjualan, tetapi juga mempercepat literasi dan inklusi keuangan digital bagi pelaku usaha kecil.

Perwakilan manajemen AGP, Hanna Liles, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud sinergi sektor swasta dalam mendukung agenda nasional, agar perayaan budaya tidak hanya meriah secara visual, tetapi juga bersih secara lingkungan dan berdampak nyata bagi penguatan ekonomi rakyat.

Melalui integrasi pelestarian budaya, kepedulian lingkungan, dan penguatan ekonomi digital, partisipasi AGP dan BAGI dalam Harmoni Imlek Nusantara 2026 diharapkan menjadi model kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan serta memberi kontribusi positif bagi kemajuan bangsa.