Makassar, 14 Juli 2026 – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sejak dini menjadi hal yang sangat krusial bagi generasi muda. Menyadari hal tersebut, BAGI Cabang Makassar sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi inklusi keuangan yang edukatif dan interaktif di Sekolah Kristen Kalam Kudus Makassar.


Program inklusi keuangan yang mengusung tema "Financial Life Balance" ini diikuti dengan antusias oleh siswa siswi jenjang SMP dan SMA. Acara ini dirancang khusus untuk membekali para pelajar dengan pengetahuan finansial praktis agar mereka lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Melalui sosialisasi ini, BAGI Cabang Makassar menjelaskan bahwa keseimbangan keuangan bukan berarti hidup hemat secara ekstrem atau justru bersikap konsumtif. Melainkan, bagaimana para siswa dapat menyeimbangkan antara pemenuhan kebutuhan saat ini dengan persiapan tabungan masa depan, tanpa harus kehilangan masa muda yang menyenangkan.
Dalam sosialisasi tersebut, tim BAGI Cabang Makassar tidak hanya memberikan teori dasar, sosialisasi yang dibawakan juga menyentuh isu-isu finansial yang kerap mengintai remaja di era digital, di antaranya bahaya pinjaman online ilegal, mengenal produk perbankan bagi siswa, serta tips mengatur keuangan sehari hari.
Melalui interaksi dua arah, kuis interaktif, dan sesi tanya jawab, para siswa tampak aktif berpartisipasi dan tidak ragu membagikan pengalaman mereka dalam mengelola uang jajan sehari-hari.
Dengan terlaksananya kegiatan Inklusi Keuangan ini, diharapkan siswa-siswi SMP dan SMA Kalam Kudus Makassar tidak hanya menjadi generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga cerdas secara finansial, mampu membentengi diri dari risiko penipuan digital, serta siap mengelola masa depan finansial mereka dengan lebih bijak. Ujar Tjiang Inny, Branch Director Bank Artha Graha Internasional cabang Makassar
Kegiatan ini menjadi bukti nyata peran aktif Bank Artha Graha Internasional dalam mendukung program literasi dan inklusi keuangan nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) demi terciptanya masyarakat Indonesia yang sejahtera secara finansial.