Lampung, 27 Februari 2026 — Dalam rangka mendukung program inklusi keuangan dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Bank Artha Graha Internasional (BAGI) Cabang Lampung menggelar kegiatan Sosialisasi Inklusi Keuangan kepada para pedagang UMKM di Pasar Lebak Budi. Kegiatan ini dihadiri oleh 33 pedagang UMKM yang terdiri dari pedagang buah, sayur, serta sembako. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam sesi diskusi dan tanya jawab terkait pengembangan usaha serta akses pembiayaan perbankan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Karyono selaku Kapolsek Tanjung Karang yang membantu menjembatani komunikasi antara BAGI dengan para pedagang. Kehadiran beliau memberikan dukungan moral sekaligus memperkuat sinergi antara perbankan, aparat keamanan, dan pelaku usaha lokal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kolaborasi ini menjadi langkah positif dalam menciptakan ekosistem usaha yang aman, inklusif, dan berkelanjutan di wilayah Pasar Lebak Budi.

Dalam sosialisasi tersebut, tim BAGI Cabang Lampung memaparkan berbagai strategi agar UMKM dapat “naik kelas”, di antaranya pentingnya pencatatan keuangan sederhana, pengelolaan arus kas, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta pemanfaatan layanan perbankan untuk mendukung ekspansi usaha. Ujar Silviana Giovani

Fokus utama dalam kegiatan ini adalah sosialisasi produk pembiayaan perbankan, khususnya program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Para pedagang dapat memperoleh tambahan modal usaha dengan skema pembiayaan yang terjangkau guna mengembangkan usahanya. Para pedagang juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya legalitas usaha dan akses pembiayaan formal sebagai langkah untuk memperluas skala bisnis dan meningkatkan daya saing.

Selain sesi sosialisasi terpusat, BAGI Cabang Lampung juga melakukan pendekatan Peer to peer kepada pedagang yang tidak dapat meninggalkan lapaknya karena masih berjualan. Langkah ini dilakukan agar seluruh pedagang tetap mendapatkan informasi yang sama terkait akses layanan keuangan dan pembiayaan. Tim BAGI menjelaskan persyaratan, proses pengajuan, hingga manfaat pembiayaan KUR secara rinci agar para pedagang memahami peluang yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat modal kerja, menambah stok barang, maupun memperluas jaringan usaha.

Pendekatan personal tersebut mendapat respons positif dari para pedagang, karena mereka merasa diperhatikan dan diberikan kesempatan yang sama untuk memahami produk perbankan yang sesuai dengan kebutuhan usahanya. Melalui kegiatan ini, BAGI Cabang Lampung menegaskan komitmennya dalam mendukung program inklusi keuangan nasional serta memperluas akses layanan perbankan bagi pelaku UMKM dapat terus meningkatkan omzet, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara perbankan, aparat, dan pelaku usaha mampu menciptakan dampak positif bagi kemajuan UMKM di Lampung.