Berita Terkini

8 Bank Nasional dan WWF Indonesia Bentuk IKBI

31 May 2018

Bank Artha Graha Internasional merupakan satu dari delapan Bank nasional bersama WWF Indonesia mengumumkan terbentuknya Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia  (IKBI). Peluncuran Inisiatif Keuangan Berkelanjutan  Indonesia (IKBI), berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta pada hari Kamis, 31 Mei 2018.

Delapan bank ini tercatat sebagai penggerak pertama (First Movers) dalam bidang sustainable banking. Bank-bank ini mewakili 48% dari total aset seluruh industri perbanka.  IKBI merupakan wujud nyata komitmen perbankan Indonesia dalam menerapkan praktik keuangan berkelanjutan yang inklusif pada sektor jasa keuangan. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari proyek pertama yaitu first step to sustainable bank yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2015 yang lalu.

IKBI diharapkan berfungsi sebagai sarana bertukar pengalaman, sarana belajar antar pelaku industri jasa keuangan (IJK). Sebagai first movers, IKBI bertujuan menguatkan kelembagaan, khususnya bidang manajemen risiko lingkungan hidup, sosial dan tata kelola.

Inisiatif ini juga dibangun dengan tujuan untuk menangkap peluang bisnis terhadap upaya pembangunan ekonomi Indonesia yang memiliki ketahanan terhadap perubahan iklim dan berkontribusi langsung pada upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

 


Gerbang Pembayaran Nasional untuk Kemudahan Transaksi Non Tunai

03 May 2018

 

Pada tanggal 3 Mei 2018 di Jakarta, Bank Indonesia dan Perbankan Indonesia telah meluncurkan Kartu Berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) sebagai salah satu wujud interoperabilitas dalam mendukung kemudahan dalam bertransaksi. Acara ini diluncurkan langsung oleh Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo bersama dengan  Menteri BUMN Rini Soemarmo, Menteri Sosial Idrus Marham, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Heru Kristiyana dan Ketua Umum Perbanas Kartika Wirjoatmojo, serta 7 bank pilot project kartu Gerbang Pembayaran Nasional. Bank Artha Graha Internasional merupakan salah satu dari 7 bank peserta pilot project GPN bersama dengan Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, CIMB Niaga dan Bank Permata

Atas kerjasama antara Bank Indonesia dan Pemerintah, OJK dan industri perbankan, kini GPN telah diimplementasikan dan dapat digunakan oleh masyarakat luas. Keuntungan dengan adanya kartu berlogo GPN bagi masyarakat yaitu, nantinya masyarakat dapat menggunakan kartu GPN tersebut untuk bertransaksi dimanapun di seluruh Indonesia, selain itu biaya yang dikenakan apabila menggunakan kartu GPN ini juga lebih rendah. Bagi pihak perbankan sendiri, adanya GPN dapat memperluas akseptasi nasabah melalui kemudahan akses terhadap seluruh kanal pembayaran. Bank tidak perlu lagi menyediakan banyak kanal pembayaran (Mesin EDC) sehingga bisa fokus dalam meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah.

Sosialisasi tentang GPN kepada masyarakat perlu dilakukan secara terus-menerus, agar masyarakat mengenal dan terdorong untuk memiliki dan menggunakan kartu berlogo nasional, sehingga akan membentuk perilaku masyarakat untuk melakukan transaksi pembayaran ritel dengan menggunakan instrumen berlogo nasional.

Implementasi GPN didukung penuh 3 lembaga GPN, yaitu Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) yang bertugas sebagai lembaga standart kartu ATM.Debet dan uang elektronik; Artajasa, Rintis, Alto dan Jalin yang bertugas menyelenggarakan pemrosesan data transaksi pembayaran atau sebagai lembaga switching; serta PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional (PTEN) sebagai lembaga services yang bertugas menjaga keamanan transaksi dan kerahasiaan data nasabah.


PENANAMAN POHON PERINGATI HARI BUMI INTERNASIONAL

22 April 2018

Menyambut peringatan Hari Bumi Internasional yang jatuh pada hari Minggu, 22 April 2018, Bank Artha Graha Internasional melakukan kegiatan penanaman pohon alpukat di Desa Ciputri, Cianjur, Jawa Barat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengajak partisipasi masyarakat bersama pejabat di lingkungan Muspika setempat. Kegiatan penanaman pohon alpukat ini merupakan kegiatan tahun kedua di lokasi tersebut, yang telah dilaksanakan sejak peringatan Hari Bumi Internasional tahun lalu.

Hari Bumi adalah hari pengamatan tentang bumi yang dicanangkan setiap tahun pada tanggal 22 April secara internasional oleh berbagai negara. Hari Bumi setiap tahunnya diperingati untuk meningkatkan kesadaran manusia agar mampu memberikan apresiasi terhadap planet bumi sebagai planet yang ditinggali oleh manusia.

Selain kegiatan penanaman pohon di lokasi tersebut, secara serentak di seluruh Kantor Bank Artha Graha Internasional juga memeriahkan peringatan Hari Bumi Internasional dengan serangkaian kegiatan kepedulian terhadap lingkungan. Salah satunya adalah kegiatan kreatif memanfaatkan bahan daur ulang dengan tema “tree of life” serta penyebaran pesan kepedulian lingkungan melalui berbagai media sosial yang secara aktif dilakukan oleh para karyawan. Kampanye ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata untuk menarik partisipasi publik dalam upaya mengurangi dampak perubahan iklim global yang semakin mengkhawatirkan.

Bank Artha Graha Internasional bersama Artha Graha Peduli selalu mendukung dan berupaya untuk berperan aktif dalam berbagai kegiatan kepedulian baik dalam bidang pelestarian lingkungan, sosial kemasyarakatan maupun pemberdayaan masyarakat, sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan.


Suku Bunga Dasar Kredit 31 Maret 2018

01 April 2018


Penandatanganan MoU dengan Developer Binakaya Group

12 March 2018

Pada hari Senin, 12 Maret 2018, telah dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara PT Bank Artha Graha Internasional Tbk. dengan Developer Binakarya Group dalam rangka pembiayaan properti. Diharapkan kerjasama ini akan mempermudah nasabah Bank Artha Graha Internasional dalam hal pembiayaan properti.


Indonesia Corporate Secretary & Corporate Communication Award III-2018, dan Indonesia Information Technology Award I-2018

02 March 2018

Bank Artha Graha Internasional meraih penghargaan Gold dalam bidang Corporate Secretary & Corporate Communication serta Information Technology 2018 untuk kalangan Perbankan, yang diselenggarakan oleh Majalah Economic Review, Jumat, 2 Maret 2018.
 
Penghargaan tersebut diterima berdasarkan penilaian yang telah dilakukan oleh tim juri dari Majalah Economic Review. Untuk Indonesia Corporate Secretary & Communication Award ini merupakan penyelenggaraan untuk tahun III-2018, sedangkan untuk Indonesia Information Technology untuk tahun I-2018.

SEMANGAT KEPEDULIAN BERKELANJUTAN

23 February 2018

Bank Artha Graha Internasional memenangi penghargaan Gold (Excellent) dalam ajang Indonesia CSR Award II 2018 untuk kategori Perbankan Tbk, yang diprakarsai oleh Economic Review pada Rabu, 23 Februari 2018.
Menurut Ketua Dewan Juri Dr. Ayu Ekasari, SE., MM. penilaian yang dilakukan sejak bulan Juni 2017 melalui pengamatan terhadap publikasi dan Laporan Tahunan Bank 2016 tersebut mencakup 4 aspek, yaitu :
1. Publikasi kegiatan CSR
2. Kegiatan CSR yang melibatkan stakeholders
    (masyarakat,pemerintah,lembaga pendidikan, dll)
3. Cakupan kegiatan CSR antara lain : lingkungan, kesehatan, 
    pendidikan dan aspek sosial lainnya
4. Dampak berkelanjutan yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial 
    khususnya tingkat kesehatan dan pendidikan.
Diharapkan dengan dimasukkannya aspek tanggungjawab sosial perusahaan dalam strategi bisnisnya, kegiatan CSR akan mendorong terciptanya lingkungan yang sehat, yang berdampak terhadap meningkatnya masyarakat yang terdidik, dan pada gilirannya akan meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia.

Acara Pencanangan Restorasi Ekosistem DAS Sungai Citarum

22 February 2018

Pada hari Kamis, 22 Februari 2018, Bank Artha Graha Internasional berpartisipasi bersama Artha Graha Peduli dalam acara Pencanangan Restorasi Ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.
 
Acara ini dihadiri oleh Bapak Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. Dalam acara tersebut, dilakukan restorasi dan penanaman 1.000 pohon di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.
 
Dalam rangkaian kegiatan kepedulian tersebut, Bank Artha Graha Internasional juga berpartisipasi untuk mengedukasi masyarakat melalui pameran KUR. Diharapkan KUR tersebut dapat mengembangkan potensi untuk mendorong kemandirian masyarakat khususnya para petani yang bermukim di Desa Tarumajaya sesuai dengan pilar kepedulian, yaitu Pemberdayaan Masyarakat.

Gerbang Pembayaran Nasional

26 January 2018

Bank Artha Graha ditunjuk sebagai salah satu pilot project dalam pelaksanaan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), selain AGI Bank, ada juga Bank BNI, BRI, BCA, Mandiri, CIMB Niaga & Permata Bank.

NPG atau GPN adalah sistem yang memungkinkan pembayaran non tunai menjadi satu pintu. Mulai dari pembayaran menggunakan kartu, baik debit, kredit hingga uang elektronik.

Nantinya, satu mesin EDC yang ada bisa digunakan untuk seluruh kartu debit ataupun kredit. Mau tahu lebih banyak tentang GPN? Tunggu video kami selanjutnya ya! .
Source : @bank_indonesia @ojkindonesia 
#AGIBank
#AGIBankInfo
#ArthaGrahaInternasional
#GerbangPembayaranNasional

 

https://www.facebook.com/profile.php?id=100008586457869


Penandatanganan MoU dan PKO Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR dengan Bank Artha Graha Internasional dalam Pelaksanaan KPR Sejahtera FLPP

21 December 2017
 
Pada hari Kamis, 21 Desember 2017, Bank Artha Graha Internasional bersama dengan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan penandanganan MoU dan Perjanjian Kerjasama Operasional dengan Bank Pelaksana KPR Sejahtera FLPP Tahun 2018. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direksi Bank Artha Graha Internasional Andy Kasih dan Dyah Hindraswarini, yang berlangsung di Ruang Pendopo - Kementerian PUPR, Jl. Pattimura No. 28, Jakarta Selatan.
 
Melalui kerjasama ini masyarakat berpenghasilan rendah akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mewujudkan rumah idaman bagi keluarganya, baik yang telah mempunyai tabungan dalam rangka pemenuhan sebagai uang muka perolehan rumah maupun sebagian dana untuk pembangunan Rumah Swadaya melalui kredit atau pembiayaan Bank Pelaksana.